Kemendukbangga/BKKBN Terbitkan Surat Edaran Pelaksanaan Upacara Harganas Ke-33 Tahun 2026

Penulis: Admin Kalbar

Tanggal Publikasi: 23 Juni 2026

Jakarta, 23 Juni 2026 – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji, menerbitkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 Tahun 2026. Surat edaran tersebut menjadi pedoman bagi seluruh instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan dalam menyelenggarakan upacara peringatan Harganas yang akan dilaksanakan pada 29 Juni 2026.

Peringatan Harganas Ke-33 tahun ini mengusung semangat penguatan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Melalui momentum tersebut, pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk semakin memperkuat peran keluarga dalam mencetak sumber daya manusia unggul menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Berdasarkan panduan yang diterbitkan, upacara Harganas akan dilaksanakan secara tatap muka pada Senin, 29 Juni 2026, mulai pukul 08.00 waktu setempat di halaman kantor, lapangan, atau lokasi lain yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing daerah. Peserta upacara dianjurkan mengenakan pakaian adat daerah, wastra nusantara, batik, tenun, atau kain ikat sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya Indonesia.

Dalam amanatnya, Menteri Wihaji menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, terutama di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) yang ditandai oleh perubahan cepat, ketidakpastian, dan perkembangan teknologi digital yang sangat pesat. Menurutnya, ketahanan keluarga menjadi faktor kunci dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh.

Lebih lanjut, Menteri Wihaji menyoroti pentingnya pemanfaatan bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia harus dimulai dari keluarga melalui tiga pilar utama, yaitu kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental. Upaya pencegahan stunting, penguatan nilai-nilai karakter, serta pengasuhan yang berkualitas menjadi investasi penting untuk melahirkan generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Wihaji juga mengajak para ayah untuk lebih aktif terlibat dalam pengasuhan anak. Kehadiran ayah secara fisik maupun emosional dinilai sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan kesehatan mental anak. Selain itu, orang tua diimbau untuk mengawasi penggunaan gawai oleh anak-anak agar teknologi dimanfaatkan secara produktif dan tidak mengganggu perkembangan sosial maupun emosional mereka.

Harganas sendiri diperingati setiap tanggal 29 Juni sebagai penghormatan terhadap peristiwa bersejarah "Yogya Kembali" pada 29 Juni 1949, ketika para pejuang Indonesia dapat kembali berkumpul bersama keluarga setelah perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Momentum tersebut kemudian menjadi inspirasi lahirnya Hari Keluarga Nasional yang pertama kali diperingati pada tahun 1993.

Melalui peringatan Harganas Ke-33 Tahun 2026, pemerintah berharap seluruh keluarga Indonesia semakin menyadari pentingnya peran keluarga dalam membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dengan keluarga yang harmonis, tangguh, dan sejahtera, Indonesia diharapkan mampu mewujudkan sumber daya manusia unggul sebagai modal utama menuju Indonesia Emas 2045.

“Cintai Keluarga dengan Cinta yang Terencana untuk Membentuk Keluarga Berkualitas, Indonesia Kuat, SDM Unggul, dan Bangsa Pemenang.”

Materi Harganas ke-33 dapat didownload pada link : www.kalbarbisa.com/harganas2026

Berita Terbaru

Hubungi Kami

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN

Alamat

-

Email

-

Nomor Telepon

-

Jam Pelayanan

-

Ikuti Kami

No social media available

Statistik Pengunjung Website

Hari Ini: 0Minggu Ini: 0Bulan Ini: 0Total: 0

© 2026 KEMENTERIAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA/BKKBN